Kesehatan

Mengenal Diabetes Gestasional: Faktor Risiko, Gejala, dan Pengobatan

17
×

Mengenal Diabetes Gestasional: Faktor Risiko, Gejala, dan Pengobatan

Share this article

Aptoodet.com – Diabetes gestasional adalah kondisi diabetes yang terjadi pada wanita selama masa kehamilan. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah wanita hamil menjadi lebih tinggi dari biasanya dan tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup untuk mengatasi peningkatan kadar gula darah. Diabetes gestasional biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan dan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin.

Faktor risiko diabetes gestasional antara lain usia ibu yang lebih dari 25 tahun, indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi, riwayat keluarga dengan diabetes, riwayat kehamilan dengan berat badan bayi lahir yang lebih dari 4 kilogram, serta riwayat abortus atau keguguran.

Gejala diabetes gestasional tidak selalu terlihat dengan jelas dan seringkali tidak terdeteksi oleh ibu hamil. Namun, beberapa gejala yang dapat muncul antara lain rasa haus yang terus-menerus, buang air kecil yang sering, kelelahan, dan mual.

Pemeriksaan glukosa darah akan dilakukan pada awal kehamilan untuk memeriksa risiko diabetes gestasional. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah yang tinggi, maka pemeriksaan lanjutan akan dilakukan selama kehamilan. Jika terdiagnosa dengan diabetes gestasional, ibu hamil perlu memperhatikan kadar gula darahnya secara teratur dan mematuhi rencana perawatan yang ditetapkan oleh dokter.

Pengobatan diabetes gestasional dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan diet yang sehat. Ibu hamil perlu memperhatikan pola makan, menghindari konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat, dan memperbanyak konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, dan protein. Selain itu, olahraga ringan seperti berjalan kaki, berenang, atau yoga juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

Jika pengobatan melalui perubahan gaya hidup tidak cukup efektif, dokter dapat meresepkan insulin atau obat-obatan lain yang aman untuk ibu hamil. Pengobatan ini harus diawasi secara ketat oleh dokter, dan tidak semua obat aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Jika tidak diobati dengan baik, diabetes gestasional dapat menyebabkan komplikasi pada ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi antara lain preeklampsia, infeksi saluran kemih, persalinan prematur, bayi lahir dengan berat badan yang rendah, dan risiko tinggi untuk bayi mengalami diabetes di kemudian hari.

Untuk mencegah diabetes gestasional, ibu hamil perlu memperhatikan pola makan yang sehat dan olahraga secara teratur sejak awal kehamilan. Selain itu, pemeriksaan glukosa darah secara teratur selama kehamilan juga penting dilakukan untuk mendeteksi dan mengobati diabetes gestasional secara dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *