Tentu hal ini menghambat perkembangan energi terbarukan berbasis BBN bieotanol dalam negeri, akibat ekspor ke wilayah Filiphina.
Baca juga: Krisis Cuaca di Malaysia dan Thailand: Dari Vorteks ke Banjir Besar
13 Pabrik Bioetanol

Pertumbuhan bahan bakar dalam negeri cukup besar mampu berkembang 13 pabrik produkso 365 juta liter per tahun, meski demikian terkesan lambat.
Bahkan, ada terpaksa menghentikan operasional alasan tertentu, kemudian juga terdapat tidak memenuhi syarat fuel grade hanya food grade.
Kendala lain pada pengembangan bioetanol masih terkendala dalam harga dan cukai diterapkan etanol, bahan baku bioetanol membuat BBN jenis ini kurang berkembang.