Konteks di mana kata ‘goblok’ diucapkan sangat penting. Dalam situasi formal seperti ceramah, penggunaan bahasa yang tepat menjadi kunci untuk menjaga kehormatan dan citra diri.
Permintaan maaf Gus Miftah, meskipun tulus, menunjukkan bahwa kesalahan dapat terjadi, tetapi penting untuk belajar dari pengalaman tersebut.
Baca juga: BP Batam Sebut Kapal KM Kelud Pindah Ke Terminal Bintang 99, Mulai 4 Desember 2024
Integritas Bahasa dan Tanggung Jawab Sosial
KBBI sebagai sumber rujukan resmi bahasa Indonesia memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang arti kata-kata yang sering digunakan, termasuk ‘goblok’.
Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar, terutama oleh tokoh publik.
Ucapan yang tidak tepat dapat memberikan dampak negatif, tidak hanya bagi individu yang diucapkan, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Gus Miftah memberikan contoh bagaimana pentingnya introspeksi dan kesadaran diri dalam berkomunikasi.

“Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab,” ungkapnya, yang menunjukkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi dan perlu dipertanggungjawabkan.
Dalam kesimpulannya, penggunaan kata ‘goblok’ oleh Gus Miftah memberikan pelajaran berharga tentang arti bahasa dan tanggung jawab sosial.
Di tengah kontroversi, Gus Miftah telah menunjukkan kematangan dengan meminta maaf dan berkomitmen untuk lebih berhati-hati di masa depan.
Kita semua, terutama tokoh publik, harus terus belajar untuk menggunakan bahasa dengan bijak dan penuh tanggung jawab.