TeknoWawasan

Inilah Sejarah Awal Mula Telepon Genggam dan Perkembangannya Hingga Kini

14
×

Inilah Sejarah Awal Mula Telepon Genggam dan Perkembangannya Hingga Kini

Share this article

Aptoodet.com – Sejarah handphone atau telepon genggam dimulai pada awal abad ke-20 dengan penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Namun, pada saat itu telepon masih berbentuk besar dan tidak praktis untuk dibawa-bawa.

Pada tahun 1947, peneliti dari Bell Labs yang bernama William Shockley memperkenalkan transistor, yang kemudian menjadi dasar dari teknologi elektronik modern. Kemudian pada tahun 1973, Martin Cooper dari perusahaan Motorola memperkenalkan handphone pertama di dunia yang diberi nama DynaTAC 8000x. Handphone ini berbentuk besar, berat, dan hanya dapat digunakan untuk melakukan panggilan suara.

Pada tahun 1983, Amerika Serikat menyetujui penggunaan teknologi seluler (cellular technology) yang memungkinkan handphone dapat digunakan secara nirkabel dan terus terhubung dengan jaringan telepon selular saat berpindah tempat. Perkembangan teknologi semakin pesat pada tahun 1990-an dengan diperkenalkannya teknologi GSM dan CDMA.

Pada tahun 1992, IBM memperkenalkan smartphone pertama yang disebut Simon, yang dapat melakukan panggilan suara, mengirim dan menerima faks, dan dapat dilengkapi dengan akses internet dan pengaturan agenda. Pada akhir tahun 1990-an, handphone mulai populer dan menjadi semakin kecil, ringan, dan dapat dilengkapi dengan fitur yang lebih canggih seperti kamera, pemutar musik, dan akses internet.

Pada awal 2000-an, handphone mulai mengalami perkembangan teknologi yang semakin pesat dengan munculnya teknologi 3G, 4G, hingga saat ini 5G. Dengan perkembangan teknologi tersebut, handphone semakin canggih dan memiliki berbagai fitur seperti GPS, pemindai sidik jari, pengenalan wajah, serta kecerdasan buatan (AI).

Saat ini, handphone menjadi perangkat yang sangat penting dan hampir selalu dibawa di mana saja. Selain untuk melakukan panggilan, handphone juga digunakan untuk berkomunikasi melalui pesan teks dan media sosial, bekerja, bermain game, mengakses internet, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *