Wawasan

Colosseum, Italia: Memperlihatkan Sejarah Terbesar Dalam Kerajaan Romawi Kuno

19
×

Colosseum, Italia: Memperlihatkan Sejarah Terbesar Dalam Kerajaan Romawi Kuno

Share this article
source : pixabay.com

Aptoodet.com – Colosseum, juga dikenal sebagai Amphitheatrum Flavium, adalah salah satu warisan terbesar dari kerajaan Romawi kuno dan menjadi landmark terkenal di kota Roma, Italia. Merupakan arena gladiator yang paling terkenal di dunia, Colosseum adalah tempat pertempuran yang brutal antara para gladiator, hewan buas, dan pahlawan legendaris di era Romawi.

Konstruksi Colosseum dimulai pada 70 Masehi dan selesai pada 80 Masehi. Tempat ini memiliki kapasitas untuk menampung lebih dari 50.000 orang. Sebuah konstruksi arsitektur yang mengesankan, Colosseum memiliki empat lapisan dinding yang setiap lapisannya berbeda jenis bahan. Bagian bawah menggunakan batu, bagian tengah menggunakan batu bata, bagian ketiga menggunakan travertin, dan bagian atas menggunakan kayu yang dicat putih.

Fungsi utama Colosseum adalah sebagai arena pertempuran gladiator, namun tempat ini juga digunakan untuk pertunjukan perang laut (naumachiae) yang dikenal sebagai “naumachiae”. Di dalamnya dibangun sebuah kolam raksasa yang digunakan untuk memerankan pertempuran laut di depan penonton yang terpesona.

Pertunjukan yang diadakan di Colosseum sering diwarnai dengan kekerasan dan kebrutalan. Gladiator yang merupakan seorang budak atau tahanan perang dipaksa untuk bertempur dengan hewan buas seperti singa, macan, dan beruang. Selain itu, para gladiator juga bertarung satu sama lain dengan berbagai jenis senjata dan perlengkapan.

Pertunjukan yang paling spektakuler biasanya dilakukan dengan mengadu beberapa gladiator atau penampilan pertarungan hewan buas yang besar.

Meskipun Colosseum dibangun sebagai arena pertarungan, namun tempat ini juga digunakan untuk kegiatan lainnya. Tempat ini juga dijadikan tempat untuk pertunjukan drama dan acara olahraga seperti balap kereta kuda.

Pada tahun 217 Masehi, sebuah gempa bumi menghancurkan bagian atas Colosseum, namun pemerintah Romawi melakukan renovasi untuk membangun kembali arena ini. Sayangnya, pada tahun 523 Masehi, selama zaman Bizantium, sejumlah besar bahan bangunan Colosseum digunakan untuk membangun bangunan lain, dan membuat Colosseum menjadi kurang utuh.

Pada abad ke-18, Colosseum dijadikan sebagai situs bersejarah yang sangat penting dan menjadi tempat tujuan wisata yang populer di seluruh dunia. Colosseum yang sekarang adalah hasil dari upaya restorasi yang dilakukan selama beberapa abad.

Colosseum kini merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO dan menjadi salah satu landmark terkenal di Italia. Ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya mengunjungi tempat ini untuk melihat kemegahan dan sejarah yang terkandung di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *